Wakil Gubernur Abdullah Sani Buka Sarasehan Nasional Penguatan Mekanisme Penetapan Fatwa di Jambi
Wakil Gubernur Abdullah Sani Buka Sarasehan Nasional Penguatan Mekanisme Penetapan Fatwa di Jambi-Rudiansyah-Jambi TV
JAMBI, JAMBITV.CO - Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Sarasehan Nasional dengan tema penguatan mekanisme penetapan fatwa, yang digelar di Ratu Hotel and Resort, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah ulama dan tokoh agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jambi.
Sarasehan ini membahas penguatan mekanisme penetapan fatwa dalam bidang aqidah, ibadah, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), zakat, infak, sedekah dan wakaf (ZISWAF), serta kehalalan produk.
Dalam sambutannya, Abdullah Sani berharap forum tersebut menjadi ruang dialog yang terbuka dan produktif.
BACA JUGA:Wakil Gubernur Buka Rakerda LPTQ Provinsi Jambi 2026, Bahas Evaluasi dan Persiapan MTQ
“Semoga forum ini menjadi ruang dialog yang terbuka dan mampu menghasilkan langkah-langkah nyata bagi kemaslahatan umat,” ujar Abdullah Sani.
Ia juga menekankan pentingnya setiap gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam sarasehan tersebut agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Setiap gagasan dan rekomendasi yang lahir dari forum ini diharapkan menjadi kontribusi yang baik dalam membangun daerah yang religius, berkeadilan, dan sejahtera,” tambahnya.
Sarasehan Nasional ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara MUI dan Baznas se-Provinsi Jambi dalam menjalankan peran strategisnya sebagai lembaga keagamaan dan pengelola zakat.
Abdullah Sani turut mengapresiasi Baznas Provinsi Jambi dan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jambi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
BACA JUGA:Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi Resmi Buka MTQ Ke-54 di Muaro Jambi
Menurutnya, lembaga pengelola zakat dan lembaga keagamaan memiliki peran strategis dalam memastikan kehidupan keumatan berjalan sesuai koridor syariat, taat hukum, serta selaras dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.
“Peran Baznas dan MUI sangat strategis dalam memastikan setiap aktivitas keumatan berjalan dalam koridor syariat, taat hukum, dan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun gerak padu antara MUI dan Baznas dalam memperkuat pelayanan keagamaan serta kesejahteraan umat di Provinsi Jambi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: