Kasus Keracunan MBG Meluas, Pemkab Muaro Jambi Hentikan Sementara SPPG Sengeti

Kasus Keracunan MBG Meluas, Pemkab Muaro Jambi Hentikan Sementara SPPG Sengeti

Kasus Keracunan MBG Meluas, Pemkab Muaro Jambi Hentikan Sementara SPPG Sengeti-Yasri-Jambitv.co

MUAROJAMBI, JAMBITV.CO – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Muaro Jambi terus bertambah. Hingga Jumat malam, 30 Januari 2026, tercatat lebih dari seratus orang terdampak, mulai dari siswa, guru, hingga balita di Kecamatan Sekernan.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sengeti. Penghentian dilakukan sembari menunggu hasil investigasi dan uji laboratorium terhadap makanan yang diduga menjadi sumber keracunan massal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, mengatakan seluruh sampel makanan akan diperiksa secara menyeluruh di laboratorium. Selain itu, proses investigasi juga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

BACA JUGA:Puluhan Siswa di Muaro Jambi Diduga Keracunan Massal Usai Makan MBG

“Hasil pemeriksaan nanti akan dilaporkan ke BGN pusat. Mereka yang memiliki kewenangan penuh untuk menentukan sanksi maupun kelanjutan operasional SPPG,” ujar Budhi.

Budhi juga mengindikasikan adanya dugaan kelalaian dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh pihak SPPG. Menurutnya, jika SOP dijalankan secara konsisten, kejadian serupa seharusnya dapat dicegah.

“Mulai dari kebersihan, kualitas bahan makanan, hingga standar gizi, semua harus benar-benar dipatuhi,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan lanjutan, Pemkab Muaro Jambi berencana memanggil seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Muaro Jambi pada Senin mendatang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mempertegas kewajiban menjalankan seluruh prosedur yang telah ditetapkan agar kasus serupa tidak terulang.

BACA JUGA:Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Bupati Muaro Jambi Pastikan Pengobatan Gratis

Budhi menambahkan, kasus dugaan keracunan MBG ini merupakan yang pertama kali terjadi di Muaro Jambi sejak program tersebut berjalan. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG akan diperketat ke depannya.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan jika menemukan gejala serupa, sembari menunggu hasil resmi investigasi dan uji laboratorium

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: