3 Tahanan Kabur dari Sel Polsek Marosebo, 5 Polisi Diperiksa Propam

3 Tahanan Kabur dari Sel Polsek Marosebo, 5 Polisi Diperiksa Propam

3 Tahanan Kabur dari Sel Polsek Marosebo, 5 Polisi Diperiksa Propam-Yasri Nurhadi-Jambitv.co

MUAROJAMBI, JAMBITV.CO - Kaburnya tiga orang tahanan dari sel Mapolsek Marosebo, Kabupaten Muaro Jambi, pada Minggu (25/1) dini hari berbuntut panjang. Sedikitnya lima personel kepolisian yang bertugas saat kejadian kini menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mendalami dugaan kelalaian prosedur tetap (SOP) dalam penjagaan tahanan.

“Benar, saat ini ada lima anggota yang dimintai keterangan oleh Propam. Kami ingin memastikan apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran protap dalam penjagaan,” ujar Heri.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti ada kelalaian dari personel yang bertugas. Namun hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh Propam,” imbuhnya.

BACA JUGA:Breaking News! Tiga Tahanan Mapolsek Maro Sebo kabur

 

Kabur di Jam Rawan, Diduga Akibat Kelalaian Petugas

 

Peristiwa kaburnya tiga tahanan tersebut diduga terjadi pada rentang waktu rawan, yakni antara pukul 03.00 hingga 05.00 WIB. Berdasarkan keterangan petugas jaga, saat dilakukan pengecekan pada pukul 03.00 WIB, seluruh tahanan masih berada di dalam sel. Namun dua jam kemudian, ketiganya sudah tidak ditemukan.

“Cek pukul 03.00 WIB masih ada, cek lagi pukul 05.00 WIB sudah tidak ada,” jelas Kapolres.

Diuga kuat, kaburnya para tahanan ini dipicu oleh kelalaian petugas piket.

Usai menerima laporan, tim gabungan Polsek Marosebo dan Polres Muaro Jambi langsung bergerak cepat melakukan pengejaran. Hasilnya, kurang dari 24 jam setelah kabur, dua orang tahanan berhasil ditangkap di wilayah Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 20.00 WIB dua orang berhasil kita amankan. Satu orang lainnya masih dalam pengejaran,” kata Heri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: