Wamen PU Minta Target 10 Ribu Sambungan Rumah Segera Dipenuhi
--
JAMBIT.CO– Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Diana Kusumastuti, melakukan kunjungan kerja ke Kota Jambi dengan meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Dalam kunjungan tersebut, Wamen PU meminta agar IPAL yang telah selesai dibangun sejak tahun 2024 lalu segera dioptimalkan pemanfaatannya, khususnya untuk memenuhi target 10 ribu sambungan rumah (SR) bagi warga Kota Jambi.
Diana menjelaskan, berdasarkan data yang ada, IPAL Kota Jambi seharusnya melayani sekitar 10 ribu sambungan rumah. Namun hingga saat ini, jumlah rumah warga yang telah tersambung baru mencapai 805 sambungan.
“IPAL ini sudah selesai sejak tahun lalu dan harus segera dioperasionalkan secara maksimal. Targetnya 10 ribu sambungan rumah, tapi saat ini baru ratusan yang tersambung. Ini harus segera ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Diana.
Menurutnya, optimalisasi sambungan rumah menjadi kunci agar operasional IPAL dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata, terutama dalam menjaga kesehatan masyarakat serta meningkatkan kualitas lingkungan.
Diana juga menyampaikan bahwa tidak semua kota di Indonesia memiliki fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah seperti di Kota Jambi. Oleh karena itu, keberadaan IPAL ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Tidak semua kota memiliki IPAL. Maka fasilitas ini harus dijaga dan digunakan secara maksimal agar dapat mencegah pencemaran lingkungan serta melindungi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Diana memastikan bahwa hasil pengolahan air limbah yang dibuang ke sungai telah memenuhi standar baku mutu dan dinilai aman bagi lingkungan sekitar.
“Air hasil olahan yang dilepas ke sungai sudah sesuai dengan baku mutu, sehingga tidak mencemari sungai,” tambahnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mendorong percepatan pemenuhan target sambungan rumah IPAL di Kota Jambi, sehingga infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: