Begini Cara Jambi Menjaga Budaya Dari Pantun ke Rekor Dunia
--
JAMBITV.CO- Begini Cara Jambi Menjaga Budaya Dari Pantun ke Rekor Dunia. Pantun kembali hidup di Tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Bukan sekadar dilantunkan, ribuan pantun kini terhimpun dan tercatat dalam sejarah nasional.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, Provinsi Jambi berhasil meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan menghimpun 104.005 pantun dari 20.375 masyarakat yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.Gerakan ini lahir dari gagasan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, yang ingin memastikan pantun tidak berhenti sebagai cerita masa lalu. Ia mendorong pantun kembali hadir sebagai bahasa budaya yang hidup di tengah masyarakat.
“Pantun adalah jati diri kita. Di dalamnya ada nilai, etika, dan kebijaksanaan Melayu Jambi,” ujar Hesti Haris dalam sambutannya.
Pencanangan Gerakan Jambi Berpantun berlangsung di Taman Mini Melayu Jambi, ruang simbolik yang merepresentasikan denyut budaya daerah. Di tempat itu pula, Hesti Haris menyerahkan draf buku kumpulan Pantun Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris.
Buku tersebut bukan sekadar kumpulan bait kata. Ia merekam partisipasi ribuan masyarakat yang secara sukarela menyumbangkan pantun sebagai bentuk cinta pada budaya sendiri.
Pantun Melayu Jambi telah d iakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2015 dan mendapat pengakuan UNESCO pada 2020 sebagai bagian dari warisan budaya dunia. Namun, pengakuan internasional tidak cukup tanpa keterlibatan masyarakat.
Di titik inilah Gerakan Jambi Berpantun menemukan maknanya. Rekor MURI yang di raih bukan sekadar angka, melainkan simbol kebersamaan, kepedulian, dan kesadaran kolektif untuk menjaga identitas budaya.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap gerakan ini terus berlanjut, menjadikan pantun sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, dari ruang keluarga hingga ruang publik. Dengan begitu, budaya Melayu Jambi tidak hanya terjaga, tetapi terus tumbuh dan mengakar di masa depan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: