BAZNAS Kota Jambi Luncurkan Rumah Jahit BAZNAS, Wujudkan Mustahik Mandiri Melalui Keterampilan dan Wirausaha

BAZNAS Kota Jambi Luncurkan Rumah Jahit BAZNAS, Wujudkan Mustahik Mandiri Melalui Keterampilan dan Wirausaha

BAZNAS Kota Jambi Luncurkan Rumah Jahit BAZNAS, Wujudkan Mustahik Mandiri Melalui Keterampilan dan Wirausaha--Jambitv.co

JAMBI, JAMBITV.CO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi terus menghadirkan inovasi dalam pendayagunaan zakat yang produktif. Melalui program Rumah Jahit BAZNAS (RJB), BAZNAS berupaya membangun kemandirian ekonomi mustahik dengan membekali mereka keterampilan menjahit, pendampingan usaha, hingga membuka peluang kerja yang berkelanjutan.

Program yang diluncurkan pada Sabtu (4/7/2026) ini menjadi salah satu langkah strategis BAZNAS Kota Jambi dalam mengubah pola penyaluran zakat dari sekadar bantuan konsumtif menjadi program pemberdayaan yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Mengusung tema "Dari Zakat Kita Berdaya, Dari Keterampilan Kita Sejahtera", Rumah Jahit BAZNAS hadir sebagai wadah bagi para mustahik untuk memperoleh keterampilan, pengalaman kerja, serta kesempatan mengembangkan usaha mandiri sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

BACA JUGA:BAZNAS Kota Jambi Salurkan Bantuan Logistik dan Kursi Roda untuk Mustahik di Bakung Jaya

Zakat Produktif untuk Membangun Kemandirian

Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli Abdullah, S.Pd.I., M.Pd.I., mengatakan bahwa Rumah Jahit BAZNAS merupakan salah satu program unggulan dalam bidang pemberdayaan ekonomi yang dirancang untuk menciptakan perubahan jangka panjang bagi para penerima manfaat.

Menurutnya, zakat memiliki potensi besar apabila dikelola secara produktif. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi modal dalam membangun kemandirian ekonomi.

"Rumah Jahit BAZNAS hadir untuk menumbuhkan kemandirian, meningkatkan keterampilan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi para mustahik. Melalui dana zakat yang diamanahkan kepada kami, kami tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga membekali mereka dengan life skill berupa pelatihan menjahit dan pendampingan kewirausahaan. Harapan kami, keterampilan ini dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru sehingga mereka mampu mencapai kesejahteraan secara mandiri," ujar Dr. Muhamad Padli Abdullah.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan diukur bukan dari banyaknya bantuan yang disalurkan, melainkan dari semakin banyaknya mustahik yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan pada masa depan diharapkan dapat berubah menjadi muzakki.

BACA JUGA:BAZNAS Kota Jambi Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Korban Kecelakaan, Wujud Kepedulian Hadir di Saat Sulit

Empat Pilar Program Rumah Jahit BAZNAS

Rumah Jahit BAZNAS dirancang sebagai program pembinaan yang berkelanjutan melalui empat tahapan utama.

Tahap pertama adalah pelatihan menjahit, yang memberikan kemampuan teknis mulai dari tingkat dasar hingga mahir kepada para peserta.

Tahap berikutnya berupa pendampingan keterampilan dan kewirausahaan, guna membentuk mental usaha, meningkatkan kemampuan manajemen, serta mempersiapkan peserta menghadapi dunia kerja maupun membuka usaha sendiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait